Pemkab Toba alokasikan 21 Miliar untuk penanganan Covid-19


Admin
Bantuan jaring pengaman sosial yang disiapkan oleh pemkab.Toba ,yakni  bantuan sosial tunai (BST) maupun bantuan paket sembako kepada warga yang terdampak Covid-19 akan disalurkan, yang melibatkan TNI dan Polri. Setelah melalui pendataan dan validasi, sekitar 40.000 (empat puluh ribu) kepala keluarga akan menerima bantuan baik melalui beberapa program bantuan pemerintah pusat (Kementerian Sosial), bantuan paket sembako dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kabupaten Toba, maupun dari realokasi dana desa.Hal tersebut disampaiakan oleh Darwin Siagian selaku ketua Gugus pada konferensi pers dengan wartawan di pos Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Toba,pada Senin (4/5)

"Kami Pemerintah Kabupaten Toba sudah mengalokasikan anggaran sekitar Rp21 miliar hasil dari refocusing dan realokasi anggaran khusus untuk penanganan Covid-19. Anggaran ini sebagian sudah disalurkan kepada warga melalui bantuan paket sembako yang mulai didistribusikan beberapa waktu yang lalu,imbuhnya.

Bupati juga juga menekankan,bawha jika ada warga yang belum mendapat bantuan atau yang belum terdata sebagai penerima bantuan, supaya melapor kepada lurah, kepala desa, camat, Dinas Sosial maupun langsung kepada Gugus Tugas. Demikian juga jika masyarakat menemukan adanya bantuan yang belum tepat sasaran, saya mengimbau supaya segera dilaporkan. Manakala ada warga yang dobel menerima bantuan, tentunya itu bukanlah unsur kesengajaan, melainkan hanya karena niat tulus kami membantu warga yang membutuhkan. Kami hanya ingin memastikan tidak ada warga Kabupaten Toba yang sepatutnya dibantu tetapi tidak mendapat bantuan.
Saya juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpikir positif dan saling mendukung dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 dan dampak sosial ekonominya."Sekali lagi, niat kami dari pemerintah adalah benar-benar memastikan tidak ada warga Toba yang kelaparan khususnya selama masa pandemi ini,ujar Darwin. (Harapan Sagala)

Posting Komentar

0 Komentar