Kamis, 08 Agustus 2019

DPR Wacanakan Kehadiran Pasar Janda


Tapanuli Media

Guna meningkatkan perekonomian wanita yang tidak memiliki suami, wakil ketua DPR Aceh T Irwan Djohan menggagas kehadiran pasar janda sebagai lokasi untuk mereka berjualan.
“Ide ini muncul karena saya sering bertemu dengan mereka dan mereka (para janda) menyampaikan keluh kesahnya tentang perekonomian mereka yang harus menafkahi anak-anaknya,” ujar T Irwan Djohan di Banda Aceh, Kamis (8/8/2019).
Menurut politikus Partai Nasdem tersebut, awalnya sulit mencari solusi menjawab keluh kesah janda tersebut, hingga akhirnya ada informasi keberadaan pasar khusus janda di Mekkah, Arab Saudi.
“Saya pikir, pasar khusus janda tersebut cocok dihadirkan di Aceh. Di pasar itu mereka bisa berjualan berbagai macam kebutuhan, seperti kuliner, suvenir, pakaian, dan lainnya sebagainya,” kata Djohan.
Tentunya, lanjut dia, para janda yang berdagang di pasar itu sebelumnya diberi pelatihan, modal usaha, serta keterampilan untuk meningkatkan produktivitas mereka.
“Pasar tersebut juga nantinya bisa menjadi destinasi wisata. Tidak hanya janda, pasar itu juga menjadi tempat pemasaran produk-produk masyarakat lainnya,” katanya.
Untuk mematangkan konsep pasar janda tersebut, Djohan mengundang kalangan wanita dan para janda untuk memberikan masukan bagaimana bentuk pasar janda yang akan dibangun tersebut.
Tentunya, dengan adanya konsep pasar janda yang matang dibuat, kehadiran pasar tersebut akan lebih optimal dalam meningkatkan perekonomian para janda serta masyarakat lainnya.
“Kami belum bisa memastikan kapan kehadiran pasar janda tersebut. Kendalanya sekarang persoalan tanah. Kalau anggaran pembangunan, bisa kami upayakan melalui anggaran daerah,  kata Djohan. (#Ikbal Hamdani)
Pasang Iklan Anda di Sini..

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih.