Senin, 15 April 2019

Jelang Pemilu 2019 ,Wakil Bupati Paluta Hariro Harahap Terkena OTT.Ratusan Amplop Berisi Uang di Sita


Tapanuli Media Center


Wakil Bupati Padang Lawas Utara Hariro Harahap ditangkap Polres Tapanuli Selatan pada Senin (15/4/2019) dini hari.Hariro diduga melakukan politik uang atau money politic menjelang Pemilu 2019 pada 17 April.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirja Atmaja, ia mengatakan bahwa saat ini sudah diamankan 13 orang dan ratusan amplop, "13 orang diamankan salah satunya wakil bupati aktif kemudian barbuk ada amplop 3 jenis ada 200, 250, sampai 300 ribu, ada ratusan amplop," jelasnya

Wakil Bupati Padang Lawas Utara Hariro Harahap ternyata menjabat sebagai Ketua DPD Gerindra Paluta.
Juga dari Informasi yang dihimpun ,menurut Kasat Reskrim Polres Tapanuli Selatan AKP Alexander Piliang membenarkan bahwa adanya penangkapan Wakil Bupati Padang Lawas Utara Hariro Harahap terkait diduga melakukan politik uang atau money politic menjelang Pemilu 2019 pada 17 April. 

Ia mengatakan bahwa saat ini yang sudah diamankan ada 14 orang dan sudah diserahkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) "Jika benar terjadi tindak pidana pemilu baru akan diserahkan sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu).

Alex menyampaikan bahwa penangkapan berawal saat tim dari Polres Tapsel melakukan patroli di masa tenang Pemilu lalu melihat sebuah mobil Toyota Kijang berwarna kuning. Dari hasil penggeledahan, di dalam mobil terdapat 87 amplop berisi masing-masing uang Rp200 ribu dan jika ditotal ada Rp 43 Juta.

Setelah dilakukan introgasi, mereka mengaku bahwa amplop tersebut diperoleh dari seorang lelaki yang rumahnya berada di Gunung Tua. Mendapat informasi tersebut tim melaksanakan patroli dan langsung masuk kerumah tersebut.

Ternyata di dalam rumah itu ada 10 orang yang sedang menerima amplop dari wakil bupati aktif. Pada saat dilakukan tersebut kita langsung masuk," serunya.

Dari Hasil penggeledahan, lanjut Alex, diamankan sebanyak 118 buah amplop dimana masing-masing berisi uang Rp 200 rupiah dan di meja lain ditemukan bukti penerimaan amplop. Ia mengakui bahwa yang sudah disalurkan ada 2.582 amplop dengan total Rp 516 juta dan ada sekitar 4.500 amplop yang rencananya akan disebarkan.(Adol Rambe)
Pasang Iklan Anda di Sini..
DAIRI
TAPUT
HUMBAHAS SAMOSIR