Jumat, 01 Maret 2019

300 Karyawan RSU Sari Mutiara Medan Demo Tuntut Pembayaran Gaji


Tapanuli Media Center


Puluhan karyawan Rumah Sakit Umum (RSU) Sari Mutiara Medan yang bernaung dibawah
Serikat Pekerja Multi Sektor -Sari Mutiara (SPMS-Sari Mutiara) melakukan aksi demo dengan  berjalan kaki untuk menuntut gaji yang sudah dua bulan tidak dibayarkan oleh pihak rumah sakit di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja Propinsi Sumatera Utara-Medan.
Menurut Ketua SPMS-Sari Mutiara, Suaidah mengutarakan bahwa sudah dua bulan pihaknya belum menerima gaji, yakni untuk Januari dan Februari 2019. Tidak dibayarkannya gaji tersebut karena rumah sakit yang berlokasi di Jalan Kapten Muslim itu mengalami kesulitan keuangan.
“Kami sudah 2 bulan belum digaji,"Status kami juga tidak jelas dan tidak ada keputusan apakah kami mau di PHK atau tetap dipekerjakan. Kami sudah berbicara dengan baik pada owner, tapi mereka tidak mau bicara baik dengan kami,” ujarnya saat melakukan aksi berjalan kaki  di Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (1/3/2019).
Selain menuntut hak mereka selama dua bulan, para karyawan juga menuntut agar gaji mereka sesuai UMK Medan yang saat ini sudah mencapai Rp 2,9 juta. Sedangkan gaji karyawan rumah sakit hanya Rp 2,5 juta.
Dari informasi yang dihimpun ,terkait atas demo tersebut  ,Direktur RSU Sari Mutiara Medan dr.Tahim Solin,MMR mengakui pihaknya memang sudah dua bulan belum membayarkan gaji karyawan yang jumlahnya mencapai 300-an orang,"Hal itu dikarenakan rumah sakit mengalami kesulitan keuangan sejak kerjasama dengan BPJS Kesehatan tidak diperpanjang "Selain itu, Solin menambahkan, belum selesainya proses izin operasional rumah sakit juga membuat rumah sakit tutup untuk sementara waktu sejak 20 Februari lalu.
“Benar memang belum kita bayar, karena kita kesulitan keuangan. Dana yang kita harapkan dari BPJS tidak ada,karena proses-proses perizinan harus dilengkapi. Tapi kalau sudah lengkap bisa beroperasi lagi,” ujarnya.
Dikatakan Solin, penutupan RS itu hanya sementara dan dipastikan beroperasi lagi dalam waktu dekat ini.
“Kalau sudah selesai semua perizinan, kita operasional lagi. Mudah-mudahan Maret ini sudah clear,kita minta bersabar, tanggal 4 Maret ini kita bayar. Tapi mereka tidak sabar,” pungkasnya kepada sejumlah awak media. Terkait gaji karyawan yang belum dibayarkan selama dua bulan, menurut Solin, pihaknya sudah berjanji kepada karyawan akan membayakannya tanggal 4 Maret ini.(cc: Yeni Aprila/ Harapan Sagala.AmK)

Pasang Iklan Anda di Sini..