Peserta Pemilu di Sumut Wajip Laporkan Sumbangan Dana Kampanye


TapanuliMedia Center
Peserta Pemilu 2019 di Sumatera Utara menyampaikan Laporan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) ke KPU Sumut, Rabu (2/1/2019).

Komisioner KPU Sumatera Utara Divisi Hukum dan Pengawasan Ira Wirtati menyebutkan, peserta Pemilu yang harus menyerahkan LPSDK tersebut adalah tim kampanye Capres/Cawapres, partai politik, dan anggota DPD RI. Penyerahan hanya berlangsung satu hari mulai pukul 08.00 WIB-18.00 WIB.

Ira menjelaskan, hingga siang hari, tim kampanye capres/cawapres, sejumlah Parpol dan anggota DPD RI telah menyerahkan LPDK. Untuk Parpol, menurut Ira, yang terakhir menyerahkan adalah Partai Garuda, PSI dan PPP. Sementara anggota DPD RI juga sudah 7 orang yang menyerahkan LPSDK hingga siang hari, antara lain Abdillah, Raidir Sigalingging, Dedi Iskandar, Damayanti Lubis dan Abdul Hakim Siagian.

Menurut Ira Wirtati, bagi Parpol maupun anggota DPD yang tidak menyerahkan atau melaporkan LPSDK melebihi batas waktu yang ditentukan, akan dibuat berita acara bahwa peserta Pemilu tersebut tidak patuh pada aturan tahapan kampanye.

Ira menambahkan, meski tidak ada sanksi terkait keterlambatan tersebut, namun hal itu akan mempengaruhi Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK).

“Kalau LPPDK tidak dilaporkan, tentu calonnya tidak kita tetapkan kalau menang. Tapi ini kan satu rangkaian yang tidak bisa dipisahkan. Kan tidak mungkin mereka bisa melaporkan LPPDK-nya kalau LPSDK- nya tidak dilaporkan,” ujarnya ( NW: 
Baharadja Simanjuntak-BS)