Kamis, 06 Desember 2018

FDT 2018 Minim Promosi, Jumlah Kunjungan Wisatawan ke Danau Toba Minus


TapanuliMedia Center.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara, Hidayati mengakui kurangnya promosi terhadap kegiatan-kegiatan pariwisata di kawasan Danau Toba, termasuk Festival Danau Toba (FDT) 2018, sehingga tidak dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara (wisman).

Diketahui, pemerintah pusat menargetkan 1 juta kunjungan wisman ke Danau Toba pada 2019. Namun hingga 2018 jumlah kunjungan wisman ke salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional tersebut tidak mencapai 300 ribu.

Saya menyadari dan kita sudah identifikasi permasalahannya. Kekurangan kita tidak bisa meningkatkan kunjungan wisata, salah satunya promosi yang kurang kuat. Tetapi hal ini tidak melemahkan semangat kita. Kita harus terus punya upaya," kata Hidayati, Kamis (6/12/2018). 

Hidayati mengungkapkan, promosi membutuhkan keahlian dan kekayaan ide-ide. Untuk itu, tahun depan pihaknya sudah memplotkan anggaran untuk meningkatkan promosi wisata dan juga event-event berskala nasional dan internaisonal seperti FDT, agar dapat mendatangkan wisman.

Kan sayang kalau kita tidak libatkan orang-orang dari luar untuk Festival Danau Toba seperti ini. Tahun depan kita berupaya mendatangkan wisman dari Asean. Kita sudah melakukan MoU dengan pihak promosi yang menangani untuk Asean dan kita sudah berusaha memiliki sale mission ke luar negeri. Jadi tahun depan kita punya itu, promosi-promosi lewat media dan internet juga sudah kita plotkan. Kita lihat saja nanti 2019," jelasnya.

Terkait dugaan tidak harmonisnya hubungan Dinas Pariwisata dengan Badan Pengelola Otoritas Pariwisata Danau Toba (BPOPDT), karena tidak adanya perwakilan dari BPOPDT yang hadir pada pembukaan FDT 2018 di Silahi Sabungan, Kabupaten Dairi, Rabu (5/12/2018), Hidayati menegaskan bahwa koordinasi mereka cukup baik.

"Banyak kerjasama yang kita lakukan di event-event lain. Misalnya ketika kita minta homestay langsung ditindaklanjuti. Kemudian untuk Geopark Kaldera Toba juga mereka banyak mendukung. Ini tidak hadir, Pak Ari (Dirut BPODPT) sudah menyampaikan pada saya bahwa dia ada kegiatan lain. Tapi nanti dia yang akan menutup kegiatan ini (FDT 2018)," tegasnya.


Pelaksanaan FDT 2018 dinilai kurang maksimal dan kurang promosi karena minimnya wisatawan dalam negeri maupun wisman yang hadir pada acara pembukaan. Bahkan FDT 2018 yang semula disebut akan dibuka oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, hanya dibuka oleh Sekretaris Daerah Pemprov Sumut, Sabrina, mewakili Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. 
(News Gathering/Writting: Pembela Butar-Butar/Harapan Sagala)
Pasang Iklan Anda di Sini..
Untuk Informasi dan Konsultasi Sistem Informasi Desa(SID)Di Desa Anda...Silahkan Hubungi Kami.CV.TAPANULI MEDIA.Tlp.081265186770. Email:redaksitapanulimedia@gmail.com ..Kami Siap membantu Desa Anda...
DAIRI
TAPUT
HUMBAHAS SAMOSIR
NUSANTARA
SOROTAN PUBLIK