Kamis, 13 Desember 2018

Anggota Dewan Provsu, FL.Fernando Simanjuntak Pertanyakan Pembagian CSR Yang Tidak Merata


TapanuliMediaCenter

Anggota DPRD Prov.Sumut menyikapi hal  tentang pembagian dana CSR yang diberikan oleh inalum kepada beberapa kabupaten kota yang ada di provinsi sumatera utara yang besaran pembagiannya tidak masuk akal sehat,khususnya kabupaten tapanuli utara yang cuma mendapatkan Rp.6,7 miliar, hal CSR tersebut menuai kritikan pedas dan keras dari wakil rakyat yang ada di provinsi sumatera utara,khususnya dari dapil tapanuli raya.

Seperti apa yang dikatakan oleh FL.Fernando Simanjuntak selaku salah satu anggota DPRD Provsu komisi A yang membidangi hukum dan pemerintahan dari partai golkar yang mewakili daerah pemilihan Tapanuli, ketika dimintai tanggapan serta komentarnya  pada Rabu (12/12/2018) Dengan tegas dia mengatakan, harusnya pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) dan juga 6 kabupaten lainnya yang ada dilingkaran danau toba sudah bisa mendapatkan lebih besar Dana CSR yang berasal dari PT Inalum dari kabupaten kota lainnya yang jauh dari lingkaran Air Permukaan danau toba.

Namun sangat disayangkan kalau ternyata pembagian hasil atau annual fee yang diterima oleh pemerintah kabupaten tapanuli utara beserta kabupaten yang ada dilingkaran danau toba tersebut dinilainya sudah tidak sesuai lagi dengan ketentuan yang mengatur serta tidak memenuhi aspek yang berlandaskan azas pemerataan yang berkeadilan,maka dari itu kami akan melakukan protes kepada gubernur,agar segera ditinjau ulang,ujarnya.
Kenapa saya katakan demikian,karena daerah yang sama sekali tidak berada di kawasan Danau Toba, selaku sumber air untuk pengoperasian perusahaan Inalum, justru menerima dana bagi hasil atau annual fee yang akan diterima, justru jauh lebih besar dibandingkan yang akan diterima oleh kabupaten Taput dan keenam kabupate kota dilingkaran danau toba,berarti itu sama sekali tidak relevant dong,urainya lagi"
Ketika ditanyakan lagi,apakah sudah pernah melakukan konsultasi dan membawa persoalan ini kedalam rapat paripurna DPRD dengan pemerintah sumatera utara atau gubernur,dia bilang "kalau hal ini telah beberapa kali kami pertanyakan kepada pihak gubernur sumatera utara disetiap rapat paripurna digedung DPRD Provsu,agar terlebih dahulu melakukan pengkajian yang benar benar sesuai dengan aturan pembagian bagi hasil yang sudah disepakati bersama,namun sepertinya pihak dari kegubernuran sepertinya tidak mau perduli dan terkesan pekak dan tuli dengan apa pesan dan tanggapan serta saran dan masukan yang telah kami sampaikan, ungkapnya.
Maka dari itu menurut saya, karena persoalan ini dari dulunya sebelum saya dan teman teman dari dapil tapanuli duduk disini sebagai wakil rakyat dari dapil tapanuli, sepertinya tidak pernah mendapat gubrisan dari gubernur sumatera utara karena ini sudah menyangkut hak hidup orang banyak dan perlunya peningkatan pembangunan disekitar kabupaten kota yang berada dulingkaran danau toba.

Sudah saatnya masyarakat yang ada disekitaran lingkar danau toba didampingi oleh pemerintahannya mempertanyakan langsung kepada gubernur sumatera utara,akan dimana dan kenapa serta apa yang menyebabkan hingga terjadi pembagian CSR yang tidak merata dan tidak berkeadilan tersebut,dan kami sangat setuju dan akan dukung masyarakat menyampaikan aspirasi tersebut langsung kepada gubernur sumatera utara,jelas Simajuntak.
(News Gathering:Pembela.B-/Harapan S.)

Pasang Iklan Anda di Sini..
Untuk Kerjasama Iklan dan Kampanye dan Sosialisai Melaliu Media Massa Pada Masa Kampanye..Hubungi Kami.CV.TAPANULI MEDIA.Tlp.081265186770. Email:tapanulimedia@yahoo.co.id
DAIRI
TAPUT
HUMBAHAS SAMOSIR