Kamis, 25 Oktober 2018

Polres Samosir Ungkap Pembunuhan di Samosir.


Media Center Tapanuli.
Unit Reskrim Polres Kabupaten Samosir berhasil mengungkap dugaan pembunuhan yang menewaskan empat anggota keluarga di Janji Mauli, Desa Tambun Sungkean Kecamatan Onanrunggu, Kabupaten Samosir, pada Rabu (24/10) sekitar pukul 12.30 WIB.
Keempat korban adalah James Samosir (suami) berusia 30 tahun, Rosalina br Gultom (istri) 30 tahun, Pransiskus Esodorus Samosir (anak) 2 tahun, dan Rauli Agnes Samosir (anak) 5 tahun.Adapun sejumlah saksi Darwis Simanjuntak, Masbon Sinaga, Jonson Sinaga, Rolli Samosir, Robert Sinaga (Kepala desa), Leo Sinaga (Perangkat desa), Atur Alfidayat Sinaga.
Kapolres Samosir, AKBP Agus Darojat dalam pesan Wass App menjelaskan, kronologis kejadian bermula dari saksi Jonson Sinaga yang merupakan tetangga korban merasa curiga karena kerbau milik korban masih berada di bara, selanjutnya saksi Jonson Sinaga memberitahukan hal tersebut kepada tetangga sekitar rumah korban dan ketika itu juga aparat desa Leo Sinaga bersama dengan Darwis simanjuntak melihat dari celah rumah korban namun tidak kelihatan kedalam rumah  korban tersebut.
Setelah itu saksi Darwis Simanjuntak menuju ke jendela Dapur rumah korban dan menarik jendela tersebut yang dalam keadaan tertutup namun tidak terkunci dan melihat korban James Samosir sudah tergelatak di depan pintu kamar mandi," ucapnya dalam keterangan rilis dari pesan Wass App.
Karena melihat hal tersebut saksi Leo Sinaga menghubungi Kepala desa Robert Sinaga dan setiba di lokasi kejadian, kepala desa menyuruh saksi Masbun Sinaga untuk masuk ke dalam rumah milik korban melalui jendela dapur dan membuka pintu samping rumah milik korban.

Dugaan sementara para korban meninggal akibat adanya tindak pidana penganiyaan. Menurut keterangan masyarakat sekitar hubungan rumah tangga korban dalam enam bulan terakhir sudah tidak harmonis yang ditandai dengan istri korban bersama dengan anaknya sering pergi dan menginap di rumah orang tuanya," tambahnya.

Selanjutnya Kepala desa bersama Masbun Sinaga masuk ke dalam rumah milik korban tersebut. Karena merasa curiga atas keberadaan istri dan anak korban selanjutnya memerintahkan saksi Atur Alhidayat Sinaga untuk memanggil orangtua korban Rosalina Gultom dan orangtua istri korban.
Selanjutnya Atur Alhidayat mengajak ibu istri korban ke rumah korban setibanya di rumah korban kepala desa bersama dengan Masbun Sinaga dan Ibu Istri korban masuk ke dalam ke ruang tamu rumah korban melalui dapur rumah korban dan melihat korban Rosalina Gultom dan kedua anaknya Rouli Agnes Samosir dan Fransiskus Isodorus Samosir berada di dalam kamar dengan kondisi terlentang dan bersimbah darah dan melihat kondisi ruang tamu berceceran darah," jelas Agus Darojat.
Sekira Pukul 13.30 wib Personil Polsek Onanrunggu bersama dengan Personil Polres Samosir yang dipimpin oleh Kapolres Samosir AKBP Agus Darojat melakukan olah TKP dan Identifikasi.Adapun barang bukti yang diamankan oleh polres Samosir dari TKP  adalah satu buah Pisau dengan sarung yang berlumuran darah, kain atau pakaian anak - anak korban. Kemudian satu batang Balok kayu berukuran 1 meter, Botol Racun hama merk gramoxone," jelasnya.
Setelah dilakukan Identifikasi, keempat mayat korban dibawa ke RSUD Hadrianus Sinaga Pangururan untuk selanjutnya di bawa ke Rumkit Bhayangkara Tk.II Medan untuk dilakukan autopsi.
Dikatakan Kapolres tidak tertutup kemungkinan pelaku penganiyaan yang mengakibatkan meninggalnya orang adalah korban James Samosir yang terlebih dahulu melakukan penganiyaan terhadap istri dan anak korban. dan Selanjutnya James Samosir melakukan upaya bunuh diri dengan cara menyayat urat nadi tangan sebelah kiri dengan menggunakan pisau yang telah tergantung di dapur rumah korban. (Tim-Res.PS/TM-09)
Pasang Iklan Anda di Sini..
Untuk Informasi dan Konsultasi Sistem Informasi Desa(SID)Di Desa Anda...Silahkan Hubungi Kami.CV.TAPANULI MEDIA.Tlp.081265186770. Email:redaksitapanulimedia@gmail.com ..Kami Siap membantu Desa Anda...
DAIRI
TAPUT
HUMBAHAS SAMOSIR
NUSANTARA
SOROTAN PUBLIK