'TapanuliMedia.co.id' Canangkan Kearifan Lokal, Bupati Taput dan Masyarakat Tabur Bibit Ikan di Lubuk Larangan-Sipoholon. - TapanuliMedia.co.id

Canangkan Kearifan Lokal, Bupati Taput dan Masyarakat Tabur Bibit Ikan di Lubuk Larangan-Sipoholon.

                                                                                    TapanuliMedia.co.id.

Bupati Taput. Drs.Nikson Nababn, M.Si  , di dampingi oleh Ketua DPRD Taput, Ir.Ottoniyer Simajuntak, Anggota DPRD Taput, Drs.Marconis Siregar Camat, Kepala Desa, dan Tokoh Pemuda berserta dengan Warga Masyarakat Sipoholon melalukan penaburan Bibit Ikan Mas dan Ikan Nila di Lubuk Larangan Aek  Sigean Sipoholon di 
batas hulu bendungan sungai dan batas hilir adalah DAM yang terletak sesudah jembatan Seminarium  Sipoholon.
Dalam Kegiatan Pamaren Pembangunan  dan Temu Pendidikan yang di laksanakan di Sipoholon  yang digelar pada Senin (25/9)  yang di hadiri olehi hadiri oleh Pimpinan OPD, Camat, Guru ,Kepala Desa, Tokoh Masyarakat,Pemuda, Masyarakat,  usai melakukan penaburan Bibit , Bupati Kab.Taput menyebutkan , Melalui Pencanangan Kearifan Lokal oleh Warga Masyarakat Sipoholon  ini , yakni menetapkan Hilir DAM Aek Sigeaon  sebagai Lubuk Larangan  atas kesepakan bersama antara masyarakat , Selaku pemerintah daerah hal ini sangat kita dukung ,kita harapkan hal ini menjadi suatu tradisi untuk meningkatkan rasa persaudaraan yang kuat,meningkatkan gotong royong,menciptakan rasa kekompakan masyarakat,menumbuhkembangkan rasa peduli terhadap kampung dan berperan dalam pelestarian lingkungan  serta sebagai Icon Kearifan Budaya Lokal Masyarakat  Tapanuli Utara secara khusus Sipoholon, ujar Nikson.
Menurut Bangun Situmeang,  didampingi Oleh Guring Situmeang menyebutkan sejumlah point paturan penangkapan ikan yang telah disepakati antara lain, Penangkapan ikan secara serentak oleh seluruh masyarakat Sipoholon akan dilaksanakan satu kali dalam setahun.Dilarang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan tuba, doton, jala, bubu, listrik, panah. Apabila ditemukan tertangkap tangan melakukan pencurian sesuai dengan larangan akan dikenakan sanksi menabur ikan sebanyak 50 Kg atau denda uang sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah).Diperbolehkan melakukan pemancingan. Lubuk larangan ini menjadi tradisi masyarakat Sipoholon.
Di Akhir Acara Bupati Taput  di dampingi oleh Pimpinan OPD, Camat, Kepala Desa dan pengunjung  melakukan peninjauan  stand pembangunan  dari  seluruh Desa Sekecamatan Sipoholon , UPT Pendidkan, dan Stand Pelayanan Kesehatan. Berbagai Produk unggulan  lokal dan hasil-hasil pertanian masyarakat dan PKK dari setiap Desa, Sejumlah Kerajinan Tangan ( Handmade) seperti Gitar Sipoholon , Aneka Kerajinan Anyaman Rotan, Ulos Tonunan dan Kerajinan Lokal Lainnya turut serta di pamerkan.( Red-Harapan Sagala)

Share this:

 
Copyright © TapanuliMedia.co.id. /Onlinews