Rabu, 28 September 2016

Tersangka Kasus Korupsi Cetak Sawah Senilai Rp 1,6 Miliar di Tangkap Tim Pidsus Tobasa di Gunung Sitoli.



Tobasa, TAPANULIMEDIA.
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Para Situmorang bersama tim  menangkap tersangka korupsi kasus cetak sawah di Kabupaten Tobasa, Selasa (27/9/2016) untuk berangkat menuju Kota Gunung Sitoli, Nias, setelah terlebih dahulu berkordinasi dengan Kejari Gunung Sitoli.
Menurut informasi yang dihimpun dari Parada Situmorang , tersangka, Henry P Silalahi selama ini bersembunyi dengan menjadi salah satu pegawai di Bandara Binaka Nias. Setelah berhasil melacak keberadaan Henry, Tim Pidsus Kejari Tobasa langsung berkoordinasi dengan Kejari Gunung Sitoli agar yang bersangkutan dapat diamankan dan dibawa pulang ke kabupaten Tobasa untuk menjalani persidangan. “Kita amankan tersangka di Bandara Binaka Nias” tegasnya.
Disebutkan  oleh Parada, Henry terkena kasus korupsi percetakan sawah Tahun Anggaran (TA) 2012, di mana sumber dana berasal dari APBD, di Desa Tornagodang, Kecamatan Silimbat, Kabupaten Tobasa.Tersangka merupakan konsultan pengawas yang merangkap sebagai penyedia jasa. Henry tercatat sebagai Wakil Direktur di CV Manunggal Riamerta, Jalan Maphilindi No 58, Medan,” jelasnya.
Parada pun mengakhiri bahwa tersangka agar segera dibawa ke Tobasa agar mempertanggungjawabkan semua perbuatannya. “Kejari Tobasa telah sepakat akan bekerja keras untuk membantu program pemerintah, yakni memberantas korupsi. Ini akan menjadi awal yang baik bagi penegakan hukum," paparnya. (FHS). sumber: Hetanews.
DAIRI
TAPUT
HUMBAHAS SAMOSIR

Demokrasi & Politik

NUSANTARA
SOROTAN PUBLIK

TOPIK TAPANULI

KOMUNITAS TAPANULI