Kamis, 28 Januari 2016

Terkait penganiayaan oleh pekerja asing,Konsorsium S.O.L minta pelaku di pecat dan memulangkannya ke Korea.


Pahae,TAPANULIMEDIA.
Terkait dengan adanya kejadian penganiyaan yang dilakukan oleh 3 orang  Tenaga Kerja Asing  berkewarganegaraan Korea ber inisial YNS,CJH dan LLH  yang bekerja di PT.Power Tech wilayah Sarulla pada kepada  Warga masyarakat yakni,Jimmi M Pakpahan (25), menurut  penjelasan Humas S.O.L ,Hindustan Sitompul yang di konfirmasi Koresponden TAPANULIMEDIA, Sitompul menyebutkan, Bahwa Pihak Konsorsium SOL  secara Tegas menyampaikan kepada pihak  Hyundai agar karyawan PT.Power Tech yang telah melakukan pemukulan tersebut di pecat dan memulangkannya ke Korea. Kalau dari segi aspek hukum nya itu tugas pihak kepolisian,ujar Hindustan.
Menurut informasi yang dihimpun ,perihal pemukulan tersebut bermula pada  Selasa (26/1) sekira pukul 22.00 WIB. di Dusun Pakpahan, Desa Pardamean Nainggolan Kecamatan Pahae Jae. padas malam  itu korban yakni  JMP , melintas berjalan kaki dari depan rumah kontrakan warga Korea itu. Kemudian salah seorang dari mereka memanggil korban. Jimmi pun menuruti panggilan dan mendatangi rumah kontrakan berpagar itu. Di sana, korban bergabung dengan ketiganya Dalam percakapan malam itu, korban meminta untuk dipekerjakan di perusahaan di tempat warga Korea tersebut bekerja,hingga akhirnya berujung kepada penaganiaan tersebut yg menyebapkan korban mengalami luka lebam dan bengkak pada Bibir dan sekitar wajah.
Juga Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing, yang dikonfirmasi pada Kamis (28/1) via selurernya membenarkan bahwa Dugaan pelaporan kasus penganiyaan tersebut  benar telah di proses oleh pihak Polres Taput  setelah adanya laporan resmi dari korban, nantinya untuk proses lebih lanjut  para pekerja asing tersebut akan didampingi oleh konsulat Kedutaan Perwakilan Negara Korea dari Medan ujar Barimbing (TS/13)

Pasang Iklan Anda di Sini..