Headline

PILKADA TAPUT 2018

Nikson-Sarlandy Nomor Urut 1 Di Pilkada Taput 2018

Percepat Pembangunan Daerah, Bupati Taput Konsultasi dan Koordinasi dengan Kementerian Keuangan.

Juli 19, 2018

TapanuliMedia.co.id

Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan melakukan Konsultasi dan Koordinasi ke Dirjen Anggaran dan juga Dirjen Dana Perimbangan Kementerian Keuangan RI, Jakarta (Kamis, 19/7).

Pada kedua kesempatan terpisah tersebut Bupati Taput yang didampingi Kepala BPKPAD James Simanjuntak menyampaikan proposal/usulan untuk percepatan pembangunan di Tapanuli Utara.

"Untuk percepatan pembangunan Tapanuli Utara, kami sangat mengharapkan perhatian Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Keuangan," ucap Bupati mengawali.

Selanjutnya, Bupati menjelaskan bahwa dalam 4 tahun terakhir Pemkab Taput telah melaksanakan beberapa prgram unggulan seperti pada sektor pendidikan dengan sekolah gratis 'zero' pungutan, sektor kesehatan dengan program pengobatan gratis dan rumah dissabilitas serta pembangunan infrastruktur jalan dengan pembukaan interkoneksi antar wilayah.

"Besar harapan kami untuk kedepannya Tapanuli Utara akan mendapat penambahan Dana Alokasi Umum/Khusus, Dana Bagi Hasil dan Dana Insentif Daerah sehingga pembangunan di Taput semakin meningkat," ucap Bupati Taput mengakhiri.

Dirjen Anggaran Askolani menyambut positif langkah-langkah Bupati Nikson dengan melakukan komunikasi langsung dan mengatakan akan menindak lanjuti sesuai dengan ketentuan dan formula yang berlaku.

"Usulan Pemkab Taput yang disampaikan secara on-line sudah kita proses dan begitu juga usulan saat ini akan segera kita tindak lanjuti dengan tetap berpedoman dengan peraturan," ucap Kasubid DAK Fisik Roni mewakili Dirjen Dana Perimbangan.(TM/Harapan.S)

Jasa Sitompul;Usut Dalang Demo Anarkis di Panwaslih Kab.Taput.

Juli 19, 2018

"POLISI BEREAKSI,KARENA AKSI RUSUH MASSA "
TapanuliMedia.co.id
Tindakan aparat kepolisian dalam menangani demo yang berujung anarkis di Kantor Panwaslih Tapanuli Utara (Taput), Senin (16/7) lalu, dinilai sudah sesuai dengan standard operasional prosedur (SOP). Penilaian itu disampaikan oleh Jasa Sitompul, tokoh masyarakat dari Pahae saat dimintai tanggapannya oleh wartawan, Kamis(19/7). Menurut Jasa Sitompul yang juga mantan perwira polisi "Aparat kepolisian sudah bekerja sesuai dengan SOP. Polisi jangan disalahkan dalam penanganan demo anarkis di kantor Panwaslih Senin lalu. Polisi bereaksi, karena aksi massa memang sudah rusuh,"kata Jasa. Selama ini,kata Jasa, paska pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Taput 27 Juni lalu,meski aksi unjuk rasa berjilid-jilid ke KPU dan Panwas dilakukan oleh pendukung salah satu paslon tidak sesuai prosedur karena dilakukan tanpa pemberitahuan ke polisi dan berjalan hingga malam hari, pihak kepolisian selalu berupaya melakukan upaya persuasif dalam menjaga keamanan kegiatan aksi unjuk rasa tersebut. Namun lanjut Jasa, aksi unjuk rasa di kantor Panwaslih Tapit Senin lalu sudah melampaui batas. Dimana massa sudah melempari kantor Panwaslih dan polisi yang berjaga dengan batu. "Masa polisi membiarkan terus dilempari batu oleh massa.Nah kalau kemudian ada polisi yang terluka berat atau terjadi hal hal yang tidak diinginkan, siapa yang bertanggungjawab. Polisi juga manusia dan mempunyai keluarga yang menunggunya di rumah ,"katanya. Terakhir,Jasa mengharapkan, pihak kepolisian untuk lebih tegas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakatnya paska pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Taput. Pihak kepolisian, katanya, didukung dalam melakukan tindakan tegas jika ada aksi unjuk rasa yang tidak sesuai dengan prosedur dan apalagi jika berujung anarkis atau rusuh. (Harapan.S)

Pasca OTT, Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu di Segel KPK

Juli 18, 2018


TapanuliMedia.co.id

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menciduk Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa, 17 Juli 2018. Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan bukti transkasi senilai ratusan juta rupiah yang diduga terkait pengerjaan proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).Pangonal ditangkap KPK bersama ajudannya di Bandara Udara Soekarno-Hatta. Selain menangkap Pangonal beserta ajudan, KPK juga menangkap 3 orang dari swasta di Labuhanbatu dalam gelaran OTT tersebut.

Juga pantauan di
rumah dinas Bupati Labuhanbatu, penyidik KPK masuk ke halaman rumah dinas bupati Rabu (18/7/2018), sekitar pukul 08.30 WIB. Penyidik KPK datang dengan mengendarai dua mobil berwarna hitam.

Pangonal dan ajudannya telah berada di KPK untuk menjalani pemeriksaan, sementara ketiga orang yang ditangkap di Labuhanbatu menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Labuhanbatu.  


Dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada Rabu, 18 Juli 2018, Pangonal telah melaporkan jumlah harta kekayaannya sebelum terpilih menjadi Bupati Labuhanbatu pada 7 Oktober 2016 lalu.

Dalam laporan tersebut tertera jumlah harta kekayaannya sebesar Rp 5.022.527.174 Jumlah kekayaan itu melonjak lebih dari 100 persen dibanding pelaporan setahun sebelumnya pada 2015 ketika ia belum menjadi Bupati sebesar Rp 2.325.795.071. Peningkatan total harta kekayaan Pangonal tersebut disebabkan oleh kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Harta kekayaan politikus PDI-P itu terdiri dari 41 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai lokasi di Sumatera Utara seperti di Medan, Deli Serdang, dan Labuhanbatu dengan nilai totalnya mencapai Rp 2,6 Milyar.Sementara harta bergerak milik Pangonal adalah tiga mobil yaitu Ford Fiesta, truk Mitsubishi, dan Mitsubishi Strada Triton senilai Rp 1,2 miliar. Harta bergerak lainnya berbentuk logam mulia senilai Rp38 Juta. Termasuk harta berupa giro dan setara kas senilai Rp1,1 miliar.( Koresponden-Labuhan Batu .Ikbal Rambe)


Pelaku Demo Brutal di Panwaslih Taput Ditangkap

Juli 17, 2018


TapanuliMedia.co.id

Sebanyak Lima orang terduga pelemparan batu yang melukai seorang polisi dalam aksi demo brutal yang disinyalir dilakukan massa pendukung mantan Kapolres Taput Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dengan pasangannya Frengky Pardamean Simanjuntak, paslon nomor urut 2 dalam pilkada Taput. di kantor Panwaslih Taput, Senin (16/7/2018), ditangkap dan diamankan di Polres Taput.
Dari informasi yang di himpun di TKP , menurut Kasubbag Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing, kelima orang oknum yang diamankan diduga menjadi dalang pelemparan terhadap aparat kepolisian saat aksi berlangsung di kantor Panwaslih Taput.
Lima orang kita amankan karena diduga melakukan pelemparan terhadap aparat kepolisian yang melakukan pengamanan di lokasi. Saat ini kelimanya masih diperiksa di Mapolres," kata Aiptu Baringbing.
Menurut Baringbing, saat berlangsungnya aksi demo, massa pengunjukrasa terlibat bentrok dengan aparat kepolisian.
Dalam kejeadian terbut akibat bentrok, seorang anggota kepolisian berpakaian preman yang saat itu melakukan pengamanan aksi, mengalami luka di dahi akibat lemparan batu oleh massa. Juga halnya Satu orang anggota, yakni Brigadir Togu Hutasoit mengalami luka akibat pelemparan batu," ujar dia.
Dari Informasi yang diperoleh TAPANULIMEDIA di lapangan demo brutal serta pemblokiran ruas jalan Sipoholon-Jalan Baru- Tarutung pada Senin (16/7)  tersebut disinyalir dilakukan massa pendukung Nomor Urut 2, yakni Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dengan pasangannya Frengky Pardamean Simanjuntak. (CS/TM)

Tapanuli Populer

 
Copyright © Media Center Tapanuli Raya. /Onlinews