Kembalikan Kejayaan Kopi Sidikalang, Bupati Dairi Canangkan Gerakan “Ngopi Bareng”


Tapanuli Media Center

Sebuah ide brilian untuk mengangkat kesejahteraan petani kopi Dairi kembali disampaikan Bupati Dairi saat bertemu dengan  para petani kopi Dairi, praktisi kopi, UKM kopi Dairi di pendopo kantor Bupati selasa (10/12). DR Eddy Berutu akan mencanangkan “ Ngopi Sidikalang Bareng”  minimal sekali dalam seminggu tepatnya pada hari jumat. Uji coba program ini akan dilakukan pada Februari 2020 . Diharapkan program ini akan kontiniu sejak arpil 2020.

Dalam Pertemuan Bupati Dairi bersama pelaku usaha bidang kopi ini disebutkan sebagai tindak lanjut seminar dan loka karya yang telah di langsungkan pada tangal 26 November 2019 silam sekaitan metode  percepatan pembangunan perkopian Dairi. Disamping itu upaya untuk mengangkat tanaman legendaris Dairi itu akan diadakan Festival Kopi yang akan di adakan selama 2 kali di tahun 2020 serta perlombaan warung kopi terbaik dan terbersih

Bupati Dairi, DR Eddy Berutu menyarankan untuk program minum kopi bersama para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi perlu penyusunan perencanaan dan langkah-langkah yang tepat agar program tersebut dapat berjalan dengan baik ,kontiniu dan terukur  .  Untuk itu diperlukan sosialisasi  dinas terkait, jumlah data ASNPemerintah Kabupaten Dairi, berapa jumlah konsumsi kopi dalam satu hari dan jumlah dampak perputaran kopi jika hal itu terlaksana.

Juga disebutkan untuk program “ Ngopi Sidikalang Bareng” itu wajib dan murni harus kopi Dairi .bukan kopi dalam kemasan sachet, namun harus kopi sidikalang yang benar-benar murni dan sudah terjaga dengan baik kualitasnya. tidak boleh ada campuran.

Dikatakan untuk booming program itu diperlukan  melibatkan jejaring yang telah ada seperti kelembagaan atau kelompok tani sehingga para praktisi kopi di Kabupaten Dairi dapat tumbuh dan berkembang secara bersama-sama. Bupati berharap akan dukungan dan kerjasama yang baik dari seluruh pihak pihak terkait agar percepatan pembangunan perkopian Kabupaten Dairi dari hulu kehilir secara terpadu sebagai produk unggulan daerah dapat terlaskana denganbaik.

Menurut Eddy “Ini bukan hanya program pemerintah saja, ini program kita bersama, jadi kita harus sama-sama aktif dan sama-sama semangat agar program ini dapat berjalan,”  sebutnya . Beberapa hasil pertemuan itu  kesepakatan minum kopi bersama setiap hari jumat . Pemkab Dairi akan mengupayakan tempat seperti gerai kopi untuk tempat penjualan kopi sebagai oleh-oleh khas dari Kabupaten Dairi bagi para produsen kopi di Indonesia dan Masyarakat secara umum.

Hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Perekonomian danPembangunan Eddy Banurea, Kepala Badan Litbang Kabupaten Dairi Sahala Tua Manik, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Dairi Rahmat SyahMunthe, Kepala Dinas Tenga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Dairi Dapot Tamba,Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dairi Herlina Tobing serta Kepala DinasPemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Dairi Hutur Siregar dan Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dairi Kesti Angkat (#Harapan Sagala)

BSSN, Ada Serangan Siber yang Bisa Hancurkan Nilai Budaya dan Agama

Jakarta,- Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian mengemukakan, kehadiran BSSN yang lahir berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 53 Tahun 2017 adalah untuk melindungi masyarakat dan kepentingan Indonesia di ruang siber.
Hinsa Siburian menyebutkan, dalam dunia siber ada ancaman yang menyerang kepentingan Indonesia, antara lain infrastruktur kritikal yang berbeda dengan objek vital nasional, yaitu sistem elektronik yang tersambung dengan internet atau disebut ruang siber.
“Jadi kita prioritas mengamankan itu dan tentu kalau kita lihat dengan kehadiran BSSN, kita sedang dan akan terus membangun kekuatan kita di dunia atau di ruang siber ini untuk melaksanakan tugas melindungi bangsa ini, dan juga tentu ancaman- ancaman yang lain akan banyak di situ. Proses bisnis ekonomi digitial yang mungkin terancam kalau tidak kita amankan,” kata Hinsa Siburian dalam diskusi dengan media massa di Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (4/12/2019) siang.
Kepala BSSN itu menunjuk contoh misalnya proses bisnis tiba-tiba internet dalam hal ini jaringan dihack malware dari mana, sehingga kacaulah itu proses bisnis. “Tugas pokok BSSN adalah menyakinkan supaya semua jaringan dimana proses bisnis  atau  ekonomi digital itu berlansung berjalan harus yakin bahwa itu aman,” ujarnya.
Sebagai badan baru, Hinsa berharap dukungan dan bantuan media kepada BSSN agar masyarakat paham mengenai kehadiran dan fungsinya. Ia menunjuk contoh kesalahpahaman yang terjadi di masyarakat, begitu dengar nama siber seolah olah semua urusan handphone ada gangguan itu nyalahin BSSN. “Tugas pokok kita lebih besar, tentu tugas-tugas lain kita laksanakan bersama-sama,” tegas Hinsa.
Mengenai serangan siber, Kepala BSSN Hinsa Siburian mengatakan, ditinjau dari sasaran  serangan siber itu ada yang bersifat fisik dan non fisik. Yang bersifat fisik, infrastruktur kritikal seperti listrik yang menggunakan internet dan suatu saat itu diserang maka kacaulah sistem distribusi listrik akan kacau. Sementara dampak terhadap non fisik, dengan kemajuan teknologi siber dalam waktu seketika sejumlah atau jutaan informasi bisa didistribusikan kepada masyarakat kepada sasaran atau sering kita dengar populernya itu hoaks. “Ini tidak mungkin BSSN sendiri Ini adalah tugas kita semua,” terang Hinsa.
Kepala BSSN mengingatkan, saat ini ada masalah yang lebih besar, ada serangan siber yang bisa meruntuhkan nilai-nilai budaya, nilai-nilai agama dan mungkin kepada pemerintah. Ini, lanjut Kepala BSSN, bisa dilihat di beberapa negara tertentu, yang akhirnya hancur juga.  
“Kita ingin adanya BSSN nilai-nilai Pancasila justru lebih tersosialisasikan bisa sampai pada masyarakat kita dan memahaminya seutuhnya,” tutur Hinsa.
Diskusi tentang BSSN itu juga dihadiri oleh Deputi Bidang Identifikasi dan Deteksi Aries Wahyu Sutikno, Deputi bidang Penanggulangan dan Pemulihan Suharyanto, dan Kepala Biro Hukum dan Humas BSSN Giyanto Awan Sularso.